BANDUNG - Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Sunan
Gunung Djati (SGD) Bandung menunjukkan komitmennya yang kuat untuk mencapai
standar pendidikan internasional. Kepala Pusat Akreditasi Internasional secara
aktif mengikuti dua kegiatan daring berturut-turut yang diselenggarakan oleh
International Accreditation Council for Business Education (IACBE).
Partisipasi proaktif ini membuktikan keseriusan UIN Sunan Gunung Djati Bandung
dalam memajukan program studi di bidang bisnis dan ekonomi menuju pengakuan
internasional.
Mengenal IACBE: Akreditasi Berbasis Hasil Pembelajaran
(OBE)
International Accreditation Council for Business
Education (IACBE) adalah lembaga
akreditasi nirlaba dan independen yang diakui secara internasional dan berpusat
di Overland Park, USA. Didirikan pada tahun 1997, IACBE berbeda dari akreditasi
tradisional karena fokus utamanya pada Outcomes-Based Education (OBE)
atau Pendidikan Berbasis Hasil. IACBE menilai kualitas pendidikan dari
kemampuan mahasiswa dalam menerapkan pengetahuan di dunia nyata, bukan hanya
dari jumlah sumber daya yang dimiliki institusi.
Proses akreditasi IACBE mencakup evaluasi komprehensif
terhadap beberapa kriteria kunci, antara lain:
a)
Hasil
Pembelajaran Mahasiswa (Student Learning Outcomes): Mengukur
keberhasilan program studi dalam menghasilkan lulusan dengan keterampilan yang
relevan.
b)
Kurikulum:
Meninjau kesesuaian kurikulum dengan standar profesional dan kebutuhan
industri.
c)
Staf Pengajar (Faculty):
Menilai kualifikasi dan keterlibatan dosen.
d)
Perbaikan
Berkelanjutan (Continuous Improvement): Mendorong institusi untuk terus
meningkatkan kualitas pendidikan.
Sesi Tanya Jawab dan Pelatihan Laporan Penjaminan Mutu
IACBE
Komitmen UIN SGD Bandung dalam proses ini tercermin
dari partisipasi aktif Kepala Pusat Akreditasi Internasional, Dr. Elis Ratna
Wulan, dalam dua agenda IACBE. Pada Rabu, 10 September 2025, beliau menghadiri
sesi tanya jawab bulanan dengan tim akreditasi IACBE secara daring. Forum ini
memberikan kesempatan langsung untuk mengajukan pertanyaan dan mendapatkan
klarifikasi terkait prosedur akreditasi. Narasumber yang hadir adalah Director
of Accreditation dari IACBE, Dr. Laurie Yates didampingi oleh Lidia Aguilar
Client Solution Advisor dari Peregrine Global Services yang bermitra
dengan IACBE untuk membantu para anggota IACBE dan institusi yang sedang
diakreditasi IACBE dalam hal asesmen dan pengumpulan data.
Sehari setelahnya, pada Kamis, 11 September 2025,
beliau kembali mengikuti pelatihan virtual yang fokus pada Interim Quality
Assurance Report IACBE. Pelatihan ini mencakup presentasi dan sesi tanya
jawab yang sangat membantu dalam memahami setiap bagian dari Self Evaluation
Report (SER) IACBE.
Keikutsertaan dalam kedua kegiatan ini adalah langkah
nyata bagi UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk mempersiapkan diri secara
matang dalam memenuhi standar akreditasi internasional. Hal ini tidak hanya
akan meningkatkan kredibilitas program studi, tetapi juga memperkuat posisi UIN
Sunan Gunung Djati Bandung di kancah internasional. (ERW)

